Category Archives: Opini

Pameran 1/2 hari TA anak Elektro KSU

Hari Ahad, 14 Juni 2008 kemarin, ada yang istimewa di koridor fakultas teknik. panel-panel kayu untuk membuat stan pameran telah dipersiapkan sejak malam hari sebelumnya. tidak ada pengumuman resmi, tidak ada baligo, spanduk, poster maupun pamflet yang terlihat untuk menggambarkan acara yang akan diadakan. ada apa pasal?

Continue reading

Advertisements

5 Comments

Filed under KSU-Riyadh-Arab, Opini

Tidak disini… Tidak disana…

ketika saya baru beberapa bulan berada di Riyadh., hmm., sepertinya 2 bulan-an gitu., saya mendapatkan kesempatan melakukan conference dengan rekan-rekan alumni teknik material yang berada di berbagai belahan dunia (ehm., promosi nih ceritanya.. :D). untuk saya yang ada di Riyadh, Arab Saudi ini, pertanyaan ‘klise’ yang sering diajukan adalah ‘bagaimana rasanya daging unta?’ atau ‘udah dapet cewe arab belum?’  :mrgreen: namun dibalik diskusi kami, ada sebuah pernyataan yang seringkali menyesakkan hati: ‘kem, gimana nih di Saudi, masa ada TKW yang dieksekusi mati/disiksa majikan?’ (dan pernyataan sejenis yang berkaitan dengan kondisi TKW Indonesia disini).

Continue reading

9 Comments

Filed under KSU-Riyadh-Arab, Opini

..: Monumen Pemuda :..

tergerak untuk menulis setelah membaca berita ini

well., pada intinya (kalau bales baca linknya ;p)., Pemerintah akan segera membangun ‘monumen’ pemuda a.k.a patung pemuda yang bernilai 2-3 miliar rupiah. direncanakan untuk selesai 28 oktober 2008, bersamaan dengan sumpah pemuda. oh ya, monumen ini sendiri akan dilokasikan di sekitar gelora bung karno (letak persisnya baca beritanya 🙂 ). harapannya, monumen ini dapat senantiasa menjaga rasa persatuan bangsa, khususnya diantara pemudanya.

well., semoga belum pada tau., jadinya bagian pertama ini bisa menjadi hal baru untuk para pembaca sekalian 🙂

sebenarnya., kepingin tahu biaya 2-3 miliar rupiah itu ‘kemahalan’ atau ‘kemurahan’ atau ‘pas’ atau bagaimana.. mungkin rekan2 yang ‘nguli’ beneran bisa memberikan informasi., atau mungkin teman2 yang kerja di bappenas bisa memberikan gambaran?

then.?

hmm., hanya terlintas dalam benak saja, bahwa keinginan untuk menjaga persatuan bangsa adalah hal yang sangat penting dan mulia. namun, sepertinya kita masih berada di ranah ‘fisik’ ketika kita berbicara monumen pemuda ini.

saya lebih memilih untuk menggunakan 2-3 miliar ini kearah ‘pembinaan pemuda’ yang berkesinambungan. pembangunan monumen ini tentunya akan memberikan semangat kepada bangsa ini., tapi percayalah, sifatnya hanya sekejap. atau., memang saya yang belum tahu bahwa 2-3 miliar yang lain memang telah dialokasikan untuk pembinaan yang berkesinambungan itu.

anyway., sudah terlalu banyak saya melihat dan mendengar para pemuda (harapan bangsa) yang akan menjadi generasi penerus bangsa kita., ‘hanya’ kongkow2 di pinggir jalan, atau menghabiskan waktunya secara belebihan di tempat maksiat, atau juga bermewah-mewahan dalam hidupnya. well., inilah yang seharusnya menjadi perhatian kita untuk segera diperhatikan dan dicari solusi terbaiknya. ketimbang sekedar membuat monumen saja.

rasanya lucu kan., kalau kebanyakan masyarakat kita masih hidup di bawah garis kemiskinan, tapi tiba2 kita membuat monumen yang harganya 2-3 miliar. (hehe., punten ya pa Adhyaksa..). arus ‘pelemahan’ semangat itu begitu derasnya dialirkan melalui berbagai media (terutama melalui tv–parah abis dah..)., maka mengapa arus ‘penguatan’ itu hanya sekedar monumen?

punten ya untuk pemerintah cc kemenegpora., terima kasih sebelumnya sudah memberikan pelatihan kepemimpinan pemuda untuk mahasiswa Indonesia di Arab Saudi bulan April yang lalu. tapi sekali lagi., kita butuh pembinaan yang berkesinambungan pa.., bukan hanya hangat diawal saja.

dengan pembinaan yang berkesinambungan., kita harapkan akan muncul prestasi-prestasi yang tentunya membanggakan dan secara tidak langsung memperkuat rasa persatuan itu. bayangkan jika beberapa hari yang lalu tim thomas & uber berhasil meraih juara., aura persatuan rasanya akan sangat terasa 🙂

dan tentunya prestasi2 di bidang lainnya, akademik, sains, teknologi, jurnalistik, olahraga, dan mungkin juga prestasi di bidang blogging 🙂 ?hehe., why not? nah, inilah ‘monumen pemuda’ yang menurut saya perlu kita bangun., membangun pribadi yang senantiasa berprestasi 🙂 [oh ya, tentang definisi prestasi, ini saya ambil dari KBBI: hasil yg telah dicapai (dr yg telah dilakukan, dikerjakan, dsb) ] atau, kalau ada yang mau menggunakan definisi lain, ya, silahkan saja..

anyway., you’re the boss pa adhyaksa., saya hanya memberikan saran saja (hehe.., sok pede dibaca ama Menegpora 🙂 )., semoga keputusan yang diambil memang keputusan yang terbaik untuk bangsa ini.

dan, untuk para pemuda: apa prestasimu hari ini?

salam hangat dari Riyadh!

[NB: targetnya bisa nulis 500 kata, sayangnya masih kurang beberapa kata lagi., mmm., sekitar 9 kata lagi untuk bisa genap di angka 500] hehe., alhamdulillah sekarang sudah tercapai 🙂

Leave a comment

Filed under Opini